Rabu, 03 Juni 2015

Menjalani waktu dengan energi positif, mempelajari hal baru, tempat baru, teman baru, suasana baru. Ini yang aku rasakan setelah aku memutuskan untuk berhijrah menggunakan pakaian yang Allah perintahkan. Alhamdulillah, pelan tapi pasti hidupku berubah menjadi menyenangkan. Mengapa begitu? Karena Allah selalu mencintai hamba-Nya yang mengisi waktunya dengan hal-hal yang bermanfaat. Semoga Allah bisa menaruh cinta-Nya padaku, meskipun itu sebuah cita-cita yang sangat tinggi, menurutku. Tapi, berharap boleh toh?
                Menggunakan jilbab syar’i benar-benar membuat aku merasakan kenyamanan. Baiklah, meskipun dari luar aku tercover seperti ukhty-ukhty pada umumnya, sesungguhnya aku hanya perempuan yang sama seperti remaja zaman sekarang. Aku masih perlu banyak belajar, dan claim “aku adalah perempuan alim” sangatlah tidak cocok untuk perempuan sepertiku. Karena sekali lagi, aku hanya perempuan biasa yang punya banyak kesalahan, jika saja Allah tidak menutup aibku, maka jadilah aku orang yang paling hina di dunia ini.

                Minggu, 31 Juni 2015
                Alhamdulillah, dari tag-an teman kelas inspirasi yang bernama kak dian ku injakkan kakiku ke kampus politeknik batam untuk mengikuti seminar gratis “sukses menulis cerita anak” yang dibawakan oleh Kang ali, seorang penulis yang meraih penghargaan-penghargaan penting karena konsennya ia dalam bidang tulis menulis.

                Ah ver! Biasa aja kali dateng ke seminar gratis juga! Kayak ga pernah aja.

                Iya sih, sebenernya biasa-biasa aja. Tapi setelah aku datang lalu aku coba untuk fokus kedalam materi yang ia sampaikan, aku sampai pada pemikiran bahwa setiap kita adalah seorang pembelajar, dan dengan berbagi ilmu maka pembelajar itu akan mendapatkan ilmu yang baru. Menurutku, dalam menyampaikan materi presentasi Kang Ali adalah seorang pembelajar yang sedang membagikan ilmunya sebagai seorang penulis. Yes! Dengan ia membagikan ilmunya, ia kembali belajar bagaimana cara agar ia dapat membagikan ilmunya kepada orang lain.
                Dari seminar yang aku dapatkan, Kang Ali menyatakan bahwa menulis cerita anak itu gampang! Yang penting kita punya tema, penokohan, latar tempat yang biasa dilalui anak-anak, lalu dari semua itu jadilah kita buatkan alur ceritanya. Misalnya, tema yang ingin kita angkat adalah mengenai jangan boros menggunakan air. Penokohannya Fathia, Zia, dan Ibu. Tempat yang biasa dilalui anak-anak adalah sekolah, dapur, kamar, kamar mandi, ruang keluarga. Dari kerangka itu, maka jadilah sebuah cerita yang nanti deh, aku coba jabarkan di postingan selanjutnya.
                Dan sepulang dari seminar itu, aku sadar bahwa aku benar-benar menghabiskan masa waktu 4 tahunku dengan cara yang membosankan dan tidak berguna sama sekali. Ya, banyak sekali yang harus aku benahi dalam hidupku ini, salah banyaknya adalah cara aku berfikir, cara aku mengambil keputusan dan melaksanakan keputusanku, cara aku menghabiskan waktu, dan masih banyak lagi.





                Senin, 1 Juni 2015
                Yes, jadi inget lagunya Tulus yang berjudul Satu hari di bulan juni. Ah apa banget ya! Haha. Jadi aku ga perlu cerita tentang apa yang aku temui di tanggal 1 juni itu, tapi yang pasti mungkin ini cara Allah sayang sama aku. Sengaja Allah mempertemukan aku dengan hal-hal yang nantinya akan jadi pelajaran buat aku kedepannya. Allah sayang aku, Allah sayang aku, Allah sayang aku. Allah tidak akan memberikan suatu ujian kepada hamba-Nya, kecuali Ia sayang. Karena Ia ingin hamba yang Ia sayang benar-benar hanya mencari Ia.

                Selasa, 2 Juni 2015
                Alhamdulillah di hari libur yang ceria ini, aku habiskan waktuku untuk mengerjakan sesuatu yang bermanfaat. Berkumpul dengan orang yang luar luar biasa dalam acara Silaturahmi Kelas Inspirasi Batam bersama BEM Universitas Kota Batam.
                Apanya yang keren coba ver?
                Yap! Balik lagi, aku cuma seorang pembelajar. Dari anak-anak Kelas Inspirasi aku belajar, yang penting punya niat baik, In Shaa Allah semua akan berjalan dengan lancar. Untuk mempersiapkan acara itu, dipikirkan dengan serius tapi santai dan matang. Dijalanin aja. Tidak perlu menuntut kesempurnaan sebuah acara, yang penting semuanya merasa nyaman tetapi materi yang disampaikan bisa memikat. Belajar untuk berkenalan dengan orang baru dan bersikap ramah dan hangat kepada pendatang.

 *sumringah*

                Tapi, aku juga belajar lagi. Bahwasanya ketika kita memilih untuk menuruti perintah Allah dengan menggunakan jilbab yang baik, kita sudah dicap sebagai Ukhty dan alim. Sehingga, ketika kita berboncengan dengan laki-laki yang bukan mahram, maka ada perasaan aneh tersendiri yang mengganjal di dalam hati. Mungkin.. ini PR buat aku kedepannya.
                Selepas dari Kelas Inspirasi, aku kembali melanjutkan perjalananku bersilaturahmi ke rumah temanku yang Alhamdulillah sedang diberi rezeki oleh Allah berupa keturunan. Barakallahu, untuk Ibu Yessi dan Bang rian, Vidiah dan Riki, juga Yayuk dan Bang Madi. Semoga dengan kehadiran sang buah hati, semakin sakinah, mawaddah dan warahmahlah keluarga yang kalian bangun bersama. Aamiin Allahumma Aamiin.

                Sooo, apa lagi pelajaran yang kamu ambil?

                Mungkin kali ini, pelajaran yang aku ambil adalah ketika kita memang sudah lulus kuliah, kita akan disibukkan dengan banyak hal baik itu kerjaan maupun kegiatan-kegiatan lagi. Nah, banyak yang mengaku “alah! Ko susah di ajak ngumpul” | “ah! Udahlah ini yang terakhir aku ngajakin kalian ngumpul” | “kalian semua sudah berubah”.

*tim blusukan KHAH!*

                Yes! Masa itu pasti akan terjadi. Tapi, disini aku belajar bahwa kita harus menghargai orang lain dan kesibukan yang sedang mereka jalani. Jikapun ada kegiatan, sebaiknya memang kita dengan sabar mengajak dan terus mengajak. Walaupun memang pada akhirnya sedikit sekali yang hadir, tetapi kita harus tetap berjalan. Karena kita punya fokus! Apa itu? Silaturahmi. Mencoba untuk menepikan ego, mencoba untuk mengisi waktu dengan hal positif terus dan menerus.


 

- semoga Allah selalu menatap ke arahku, selalu dan selalu,,-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar